Be a Good Leader

With Islamic Economics UMLA

Berita terbaru

Internasionalisasi

23 January 2026 | 09:50 WIB

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA melakukan KKN Internasional di Thailand

Eksyar UMLA

Admin Web

#Kegiatan

#Pengabdian Masyarakat

#Internasionalisasi

Alifatus Zahroh, mahasiswi Program Studi S1 Ekonomi Syariah (EKSYAR) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), menuntaskan rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand. Program tersebut berlangsung selama November 2025 hingga Januari 2026. KKN Internasional yang diikuti Alifatus merupakan hasil kerja sama Universitas Muhammadiyah Lamongan dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia tergabung dalam program ini. Para peserta berasal dari lima kampus, yakni empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya, dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan, tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Utara, masing-masing satu mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Kendari dan Universitas Muhammadiyah Sorong. Kesebelas mahasiswa tersebut dibagi ke dalam lima kelompok dan ditempatkan di wilayah yang berbeda. Alifatus mendapat penugasan di Suntisart Wuttaya School, wilayah Kabang, Provinsi Yala, Thailand Selatan. Selama pelaksanaan KKN, Alifatus bersama rekan-rekannya menjalankan berbagai program, salah satunya pengajaran Bahasa Inggris. Meski menghadapi tantangan adaptasi budaya dan lingkungan, semangat pengabdian tetap terjaga. “Beradaptasi dengan lingkungan baru tentu tidak mudah. Ada rasa rindu rumah dan kesepian. Namun, saya bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman ini karena kesempatan seperti ini tidak datang dua kali,” ujar Alifatus. Alifatus mengajar Bahasa Inggris mulai dari Primary 1 (setara SD kelas I) hingga Secondary 3 (setara SMA). Latar belakang keilmuan yang berbeda menjadi tantangan tersendiri baginya. “Biasanya saya mempelajari perencanaan keuangan, financial technology, dan ekonomi syariah. Di sini, saya harus berperan sebagai pendidik. Saya harus bekerja ekstra agar bisa beradaptasi dan memastikan murid memahami materi yang saya sampaikan,” katanya. Selain mengajar, Alifatus juga menginisiasi edukasi literasi halal bagi siswa Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan hasil pre-test, ia menemukan bahwa pemahaman konsep halal dan haram di kalangan siswa masih terbatas. “Saya baru mengetahui bahwa literasi halal di Thailand Selatan, meskipun mayoritas penduduknya muslim, masih tergolong minim. Banyak siswa belum memahami secara utuh konsep halal dan haram. Bahkan, beberapa restoran cepat saji seperti McDonald’s dan KFC di Thailand belum tersertifikasi halal,” ungkapnya. Ketua sekaligus Pembina Forum English Club Suntisart Wuttaya School, Firdaus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN dari Indonesia. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Alifatus dan rekan-rekan. Murid-murid kami mendapatkan wawasan baru yang sebelumnya belum pernah mereka peroleh, termasuk pengetahuan tentang konsep halal. Ini menjadi langkah baik untuk pengembangan ke depan,” ujarnya. Hal senada disampaikan Koordinator Program KKN sekaligus guru di sekolah tersebut, Ustaz Ismail. Ia berharap program KKN Internasional dapat terus berlanjut. “Alifatus dan rekan-rekan hanya berada di sini selama dua bulan. Namun, ilmu yang disampaikan semoga dapat tertanam lama dalam ingatan murid-murid kami,” katanya. Pada acara penutupan dan pelepasan KKN Internasional, Kepala Sekolah Suntisart Wuttaya School, Nur Fitri, yang diwakili Ustaz Ismail, menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi tetap terjaga. “Jarak Indonesia dan Thailand memang jauh, tetapi ilmu dan pengalaman dapat menjadi jembatan yang mendekatkan,” tuturnya. Sumber: https://www.muhammadiyahlamongan.com/blog/menimba-pengalaman-global-mahasiswi-eksyar-umla-jalani-kkn-internasional-di-thailand-dan-edukasi-halal/

Pengabdian Masyarakat

22 January 2026 | 12:07 WIB

GaSKenS For Gen Z Kenalkan Keuangan Syariah kepada Siswa SMA Muhammadiyah 11 Laren

Eksyar UMLA

Admin Web

#Kegiatan

#Seminar

#Pengabdian Masyarakat

Laren, Lamongan — Program GaSKenS For Gen Z (Gerakan Sadar Keuangan Syariah untuk Generasi Z) kembali menyapa pelajar melalui kegiatan edukasi keuangan syariah yang diselenggarakan di Aula SMA Muhammadiyah 11 Laren, Kamis (22/1/2026) pukul 10.00–11.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Faricha Maf’ula, S.EI., MIFP, AWP, dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan, sebagai narasumber utama. Dalam pelaksanaannya, narasumber didampingi oleh tim yang terdiri dari Dita Pratiwi Kusumaningtyas, S.E.Sy., M.A serta empat mahasiswa. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan dasar keuangan syariah yang dikemas secara kontekstual dengan kehidupan Generasi Z. Peserta diajak memahami berbagai masalah dan perilaku keuangan Gen Z, seperti budaya konsumtif dan pengelolaan uang saku yang belum terencana, serta diberikan tips mengelola keuangan secara bijak berdasarkan prinsip-prinsip keuangan syariah. Kepala SMA Muhammadiyah 11 Laren, Ibu Khumaida, yang hadir didampingi Pak Helmi, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai edukasi keuangan syariah penting untuk membekali siswa dengan pemahaman finansial yang tidak hanya cerdas secara ekonomi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai Islam. Salah satu peserta, Rhievan, siswa SMA Muhammadiyah 11 Laren, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih terbuka dan memahami apa itu ekonomi syariah. Rhievan juga mengucapkan terima kasih kepada tim GaSKenS For Gen Z atas edukasi yang telah diberikan di sekolahnya. Melalui kegiatan ini, GaSKenS For Gen Z diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan pelajar, sekaligus menumbuhkan kesadaran Generasi Z untuk mengelola keuangan secara bertanggung jawab dan beretika sejak dini. #pkm #kegiatan #pengabdianmasyarakat

Pendidikan

08 December 2025 | 13:55 WIB

Prodi Ekonomi Syariah UMLA Gelar Kuliah Pakar Mengenal Lebih Dekat Lembaga Amil Zakat

Eksyar UMLA

Admin Web

#Kegiatan

#Seminar

#Pendidikan

Lamongan — Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar kegiatan Kuliah Pakar pada Mata Kuliah Lembaga Keuangan Syariah, Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, yaitu Abdul Basyit, SEI., M.SEI, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMLA. Dengan mengangkat tema “Mengenal Lebih Dekat Lembaga Amil Zakat”, kuliah pakar ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai peran strategis lembaga amil zakat (LAZ) dalam tata kelola zakat nasional. Dalam pemaparannya, Abdul Basyit menjelaskan bahwa potensi zakat di Indonesia sangat besar, bahkan termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Namun, realisasi penghimpunannya masih jauh dari maksimal. > “Potensi zakat Indonesia mencapai angka yang luar biasa besar, namun yang baru terserap baru beberapa persen. Ini menunjukkan adanya pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LAZ memiliki peran penting sebagai jembatan antara muzakkî dan mustahîk. Keberadaan lembaga amil zakat memastikan bahwa dana zakat dikelola secara profesional, amanah, dan sampai kepada penerima yang benar-benar berhak. > “Jika penyaluran zakat tidak tepat sasaran, maka distribusi kesejahteraan yang diharapkan juga tidak akan tercapai,” tambahnya. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa karena memberikan wawasan praktis terkait dunia filantropi Islam serta menguatkan pemahaman akademik mereka mengenai lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya lembaga amil zakat. Dengan terselenggaranya kuliah pakar ini, Prodi Ekonomi Syariah UMLA berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya tata kelola zakat yang profesional dan berintegritas, serta mampu menjadi generasi yang berperan aktif dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.