ekonomisyariah@umla.ac.id
082333533523
Gedung E Lantai 5 I Jl. Plalangan KM 4, Plosowahyu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218
Bahasa
English
Arabic
Beranda
Profil
Akreditasi
Visi dan Misi
Rencana Strategis dan Rencana Operasional
Sejarah Program Studi
Struktur Organisasi
Dosen
Tenaga Kependidikan
Pimpinan
Akademik
Profil Lulusan
Kurikulum
Kurikulum KKNI
Kurikulum OBE
Pedoman Akademik
Kalender Akademik
Kuliah Kerja Nyata
Seminar Proposal & Skripsi
Yudisium & Wisuda
Riset & PkM
Roadmap
Penelitian Dosen
Publikasi
Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa & Alumni
BISNIS Mahasiswa & Alumni
Himpunan Mahasiswa Eksyar
Prestasi Mahasiswa
Tracer Study Alumni
Testimoni
Fasilitas
With Islamic Economics UMLA
05 August 2025 | 08:20 WIB
Eksyar UMLA
Admin Web
#Pengabdian Masyarakat
Lamongan, 5 Agustus 2025 — Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Surabaya, mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM yang produktif dan membutuhkan dukungan dana. Sebelum penyaluran, mahasiswa melakukan survei langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) yang berbasis Project Based Learning (PBL) di bawah bimbingan dosen Fifi Hakimi, S.EI., M.SEI. Menurut Laksono, Ketua Angkatan Ekonomi Syariah 2022, salah satu penerima manfaat adalah mustahiq yang membuka warung sekaligus berjualan gorengan keliling.  Prodi Ekonomi Syariah UMLA memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kepedulian mahasiswa. “Meskipun kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir, namun manfaatnya nyata bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan empati mahasiswa terhadap lingkungan sekitar,” ujar pihak Prodi. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Reporter: Tim Media Eksyar
31 July 2025 | 20:34 WIB
#Internasionalisasi
Takalar, 31 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) turut ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Nasional yang diinisiasi oleh Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam (APSEI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Desa Wisata Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Mengangkat tema *“Pembekalan Terhadap Istri Sawi (Anak Buah Perahu) yang Berjualan & Berwirausaha dalam Mendukung Ekonomi Keluarga Secara Islami”*, kegiatan ini menjadi momentum nyata keterlibatan Prodi Ekonomi Syariah UMLA dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian berbasis nilai-nilai ekonomi Islam. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, tim UMLA bersama perwakilan dari 11 perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya membekali para peserta—yang mayoritas adalah istri Sawi—dengan konsep kewirausahaan Islami (entrepreneurship berbasis maqashid syariah), manajemen usaha sederhana, dan literasi keuangan syariah sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata UMLA dalam mendukung pencapaian **Sustainable Development Goals (SDGs)**, khususnya: SDG 1: Tanpa Kemiskinan SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi!  Dosen Prodi Ekonomi Syariah UMLA yang turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat pesisir harus berakar pada pendekatan yang rahmatan lil 'alamin—yakni dengan memperkuat akhlak, ekonomi halal, dan solidaritas sosial. “Kami memandang pentingnya ekonomi syariah hadir langsung ke masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar namun kerap terabaikan. Prinsip ta'awun (tolong-menolong) dan barakah (keberkahan usaha) menjadi nilai utama yang kami bawa dalam pembinaan ini,” ujar salah satu dosen UMLA. Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial. Namun, yang lebih penting adalah semangat keberlanjutan dari pembinaan ekonomi Islam yang ditanamkan dalam kegiatan ini. APSEI sendiri merekomendasikan agar Desa Sampulungan dapat dijadikan desa binaan ke depan, termasuk oleh Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai tuan rumah. Hal ini membuka peluang kolaborasi lanjutan antara kampus-kampus PTMA termasuk UMLA dalam memperluas syiar dan implementasi ekonomi Islam yang aplikatif di tengah masyarakat. Melalui keikutsertaannya, Prodi Ekonomi Syariah UMLA menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat melalui pendekatan dakwah ekonomi, memberdayakan perempuan pesisir, serta mewujudkan keadilan ekonomi yang sejalan dengan syariat Islam dan misi Universitas Muhammadiyah Lamongan sebagai kampus unggul dan berkemajuan.
30 July 2025 | 15:22 WIB
Makassar, 30 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berpartisipasi secara daring dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam (APSEI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar. Dengan mengusung tema “Percepatan Daya Saing Internasionalisasi dan Kualitas Program Studi Ekonomi Islam di Lingkungan PTMA”, kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mendorong peningkatan mutu dan daya saing global program studi Ekonomi Islam. Sebagai bagian dari komunitas akademik PTMA, Prodi Ekonomi Syariah UMLA mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara saksama. Rakornas ini menjadi sarana refleksi bersama terhadap arah pengembangan prodi yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga kuat secara substansi keilmuan dan kolaborasi internasional. Partisipasi aktif UMLA menegaskan komitmen untuk terus berbenah menuju standar akreditasi unggul dari LAMEMBA dan menjawab tantangan internasionalisasi yang semakin nyata di era digital. Dalam pemaparan strategis yang disampaikan oleh Ketua Umum APSEI PTMA, Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, ditegaskan pentingnya pencapaian indikator utama mutu, seperti pendidikan berbasis capaian (outcome-based education), peningkatan riset kolaboratif, dan penguatan tata kelola yang modern. Menanggapi hal ini, Prodi Ekonomi Syariah UMLA menyambut baik arah kebijakan tersebut dan telah merancang sejumlah langkah konkrit seperti: Penguatan kurikulum berbasis OBE dan KKNI, Perluasan jejaring kerjasama riset lintas PTMA dan mitra internasional, Peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa, serta rencana partisipasi dalam program summer school dan konferensi internasional. Rakornas juga menyoroti pentingnya digitalisasi promosi, pengembangan galeri investasi syariah, dan pemberdayaan mahasiswa melalui kompetisi ilmiah. Prodi Ekonomi Syariah UMLA menilai hal ini sejalan dengan visi program studi sebagai pusat unggulan pendidikan ekonomi Islam yang berakar pada nilai-nilai syariah dan menjawab kebutuhan zaman. Dengan semangat kolaborasi, Prodi Ekonomi Syariah UMLA siap berkontribusi aktif dalam inisiatif strategis APSEI PTMA, serta terus memperkuat kapasitas internal guna menghadirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dalam menghadapi tantangan global. Elvina Assadam