BERITA
31 Jul 2025, 20:34 PM
Eksyar UMLA
Admin Web
Takalar, 31 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) turut ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Nasional yang diinisiasi oleh Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam (APSEI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Desa Wisata Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Mengangkat tema “Pembekalan Terhadap Istri Sawi (Anak Buah Perahu) yang Berjualan & Berwirausaha dalam Mendukung Ekonomi Keluarga Secara Islami”, kegiatan ini menjadi momentum nyata keterlibatan Prodi Ekonomi Syariah UMLA dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian berbasis nilai-nilai ekonomi Islam.
Melalui pendekatan edukatif dan praktis, tim UMLA bersama perwakilan dari 11 perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya membekali para peserta—yang mayoritas adalah istri Sawi—dengan konsep kewirausahaan Islami (entrepreneurship berbasis maqashid syariah), manajemen usaha sederhana, dan literasi keuangan syariah sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata UMLA dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 1: Tanpa Kemiskinan
SDG 2: Tanpa Kelaparan
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi!
Dosen Prodi Ekonomi Syariah UMLA yang turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat pesisir harus berakar pada pendekatan yang rahmatan lil 'alamin—yakni dengan memperkuat akhlak, ekonomi halal, dan solidaritas sosial.
“Kami memandang pentingnya ekonomi syariah hadir langsung ke masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar namun kerap terabaikan. Prinsip ta'awun (tolong-menolong) dan barakah (keberkahan usaha) menjadi nilai utama yang kami bawa dalam pembinaan ini,” ujar salah satu dosen UMLA.
Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial. Namun, yang lebih penting adalah semangat keberlanjutan dari pembinaan ekonomi Islam yang ditanamkan dalam kegiatan ini.
APSEI sendiri merekomendasikan agar Desa Sampulungan dapat dijadikan desa binaan ke depan, termasuk oleh Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai tuan rumah. Hal ini membuka peluang kolaborasi lanjutan antara kampus-kampus PTMA termasuk UMLA dalam memperluas syiar dan implementasi ekonomi Islam yang aplikatif di tengah masyarakat.
Melalui keikutsertaannya, Prodi Ekonomi Syariah UMLA menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat melalui pendekatan dakwah ekonomi, memberdayakan perempuan pesisir, serta mewujudkan keadilan ekonomi yang sejalan dengan syariat Islam dan misi Universitas Muhammadiyah Lamongan sebagai kampus unggul dan berkemajuan.