BERITA

25 Sep 2025, 08:59 AM

Umla dan UUM Kuatkan Jejaring Akademik lewat Benchmarking dan COIL

Eksyar UMLA

Admin Web

Umla melangkah ke panggung global lewat kerja sama dengan UUM, membahas benchmarking kurikulum dan program COIL yang memperkaya kompetensi internasional mahasiswa.

Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) terus memperkuat langkah strategis menuju internasionalisasi pendidikan tinggi. Rabu (25/9/2025), Umla menggelar pertemuan virtual bersama Islamic Business School, Universiti Utara Malaysia (UUM) melalui platform Zoom Meeting. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting untuk membahas kerja sama internasional, khususnya benchmarking kurikulum berstandar Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) serta pengembangan program Collaborative Online International Learning (COIL) antara Prodi Ekonomi Syariah Umla dan salah satu program studi di UUM.

Dialog Kurikulum dan Kompetensi Global Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan Umla, antara lain Wakil Rektor I Dr. Arifal Aris; Kepala KUI Dias Tiara Putri Utomo, M.Pd.; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Suyitno, M.M.; Kaprodi Ekonomi Syariah Elvina Assadam; dan Sekprodi Faricha Maf’ula. Dari pihak UUM hadir Prof. Dr. Selamah bersama sejumlah akademisi Islamic Business School yang menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dias Tiara Putri Utomo menegaskan bahwa benchmarking dengan institusi yang telah mengadopsi standar AACSB adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu akademik sekaligus daya saing lulusan Umla. “Kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang penyelarasan kurikulum, tetapi juga memperkuat kompetensi internasional mahasiswa melalui pengalaman belajar lintas negara,” jelas Dias.

Antusiasme UUM untuk Program COIL Pihak UUM menyatakan antusiasme terhadap rencana COIL yang memungkinkan mahasiswa Umla dan UUM mengikuti pembelajaran daring bersama dalam tema-tema ekonomi syariah kontemporer. Selain itu, kedua belah pihak membahas struktur kurikulum, metode pengajaran, serta sistem evaluasi yang bisa diintegrasikan secara efektif. Diskusi berlangsung interaktif, mulai dari tahapan benchmarking, kesesuaian capaian pembelajaran, hingga strategi pelaksanaan COIL yang diharapkan mampu memperkaya kualitas perkuliahan sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.

Tindak Lanjut dan Komitmen Sebagai tindak lanjut, Umla dan UUM sepakat membentuk tim kerja lintas universitas. Tim ini akan menyusun dokumen kerja sama formal sekaligus merancang modul COIL yang siap diimplementasikan pada semester mendatang. Pertemuan ini menegaskan komitmen Umla dalam memperluas jejaring internasional dan menjadikan kurikulum Ekonomi Syariah sebagai model pendidikan yang adaptif, kolaboratif, serta berstandar global.

Jurnalis Anggaeta Tegar Penyunting Mohammad Nurfatoni Sumber: https://tagar.co/umla-dan-uum-kuatkan-jejaring-akademik-lewat-benchmarking-dan-coil