Sesuai Visi dan Misi Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan bertekad menciptakan lulusan dengan profil sebagai berikut.

  1. Profesional pada Lembaga Keuangan Syariah dan Non-Lembaga Keuangan Syariah, yakni sarjana ekonomi ekonomi syariah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu menerapkannya dalam keilmuan dan keahliannya dalam bidang lembaga keuangan (perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, multifinance syariah, pegadaian syariah, lembaga keuangan mikro syariah, badan pengelola zakat dan wakaf, dewan pengawas syariah) dan non-lembaga keuangan Islam (seperti sektor publik dan industri halal) yang berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.
  2. Wirausahawan Islami, yakni sarjana ekonomi syariah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu menerapkannya dalam keilmuan dan keahliannya dalam melakukan bisnis yang Islami; mampu melakukan perancangan usaha dan mengimplementasikannya dalam praktik bisnis, menerapkan etika dalam perilaku organisasi, dan mengembangkan bisnis yang dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan umat yang berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.
  3. Peneliti Ekonomi Syariah, yakni sarjana ekonomi syariah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir dibidangnya serta mampu melaksanakan tugas penelitian dan pengembangan ekonomi syariah dan lembaga keuangan syariah yang berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.

Kurikulum yang berjalan pada Program Studi S1 Ekonomi Syariah UMLA terbagi atas dua jenis kurikulum. Pertama, Kurikulum KKNI yang digunakan oleh mahasiswa Angkatan 2020 dan 2021. Bagi mahasiswa yang mengikuti kurikulum KKNI mempunyai kewajiban menyelesaikan 146 SKS sebagai syarat lulus. Kedua, bagi mahasiswa angkatan 2022 dan selanjutnya) menggunakan kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education) dengan Pendekatan MBKM. Pada kurikulum berbasis OBE, mahasiswa wajib menyelesaikan minimal 148 SKS sebagai syarat lulus. Adapun peta kurikulum tergambar sebagai berikut.

Peta Kurikulum Program Reguler