Berita terbaru Ekonomi Syariah

Kegiatan Pendidikan Magang Mahasiswa

Mahasiswa Semester 5 Ekonomi Syariah UMLA Laksanakan Magang Berdampak Selama Satu Semester

2026-09-14 10:35:07

Lamongan – Mahasiswa semester 5 Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan Magang Berdampak selama satu semester sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi mahasiswa di dunia kerja. Program Magang Berdampak memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di berbagai lembaga mitra. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam situasi kerja yang nyata. Pada pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah ditempatkan pada beberapa lembaga mitra, yaitu BTM Mulia Kantor Pusat, IZI Jawa Timur, dan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Pembelajaran Berbasis Pengalaman Selama menjalani magang, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung berbagai aktivitas kelembagaan dan profesional sesuai dengan karakteristik tempat mereka ditempatkan. Pengalaman tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, administrasi, pelayanan, kerja sama tim, pemecahan masalah, serta penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam dunia kerja. Program ini juga menjadi bentuk pembelajaran yang menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kelas dengan praktik di lapangan. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai aktivitas pekerjaan yang relevan dengan kompetensi Program Studi Ekonomi Syariah serta merefleksikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran. **Magang Dikonversi Menjadi Nilai Perkuliahan** Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan Magang Berdampak adalah pengakuan terhadap pengalaman belajar mahasiswa melalui mekanisme konversi nilai. Nilai magang mahasiswa akan dikonversikan ke dalam mata kuliah yang relevan berdasarkan materi, kompetensi, aktivitas, dan pengalaman pembelajaran yang diperoleh selama melaksanakan magang. Dengan demikian, proses konversi tidak hanya didasarkan pada kehadiran mahasiswa di tempat magang, tetapi juga mempertimbangkan capaian pembelajaran yang berhasil diperoleh selama menjalankan tugas dan tanggung jawab di lembaga mitra. Melalui mekanisme tersebut, pengalaman mahasiswa di dunia kerja dapat diakui sebagai bagian dari proses akademik di Program Studi S1 Ekonomi Syariah. Hal ini sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Program Magang Berdampak diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, profesionalisme, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Bagi Program Studi S1 Ekonomi Syariah, pelaksanaan magang ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan lembaga mitra serta menciptakan pembelajaran yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesional.

Kegiatan Penghargaan Pendidikan

Alifatus Zahra Raih Predikat Lulusan dengan Prestasi Terbaik FEB UMLA pada Yudisium 2026

2026-07-29 10:13:29

Lamongan, 29 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan (FEB UMLA) kembali memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi dalam kegiatan Yudisium FEB Universitas Muhammadiyah Lamongan yang dilaksanakan pada 29 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, Alifatus Zahra, mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Syariah, diumumkan sebagai lulusan dengan prestasi terbaik di tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Predikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas berbagai prestasi akademik, nonakademik, kompetisi, pengembangan kewirausahaan, literasi, kegiatan dakwah, hingga pengalaman internasional yang telah diraih Alifatus Zahra selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Tidak hanya menorehkan prestasi di tingkat universitas dan nasional, Alifatus Zahra juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri. Ia berhasil meraih Juara 2 PILMAPRES Program Sarjana Liga 2 Tingkat PTMA se-Indonesia Ke-V Tahun 2025, Juara Harapan 1 PIMTANAS Tingkat Nasional Ke-4 Tahun 2024, serta Juara 1 Business Plan UNILA Tahun 2024. Di bidang kewirausahaan dan inovasi, Alifatus Zahra berhasil memperoleh pendanaan PKM-K tahun 2024 melalui gagasan “Pakan Ikan Bergizi Tinggi dari Limbah Rajungan Pesisir Paciran”. Sebelumnya, pada tahun 2023, ia juga berhasil memperoleh pendanaan PKM-K melalui inovasi “Teh Daun Pacar Air sebagai Alternatif Solusi bagi Masalah Kewanitaan”. Prestasinya juga mencakup bidang seni, dakwah, kepenulisan, dan kegiatan sosial. Ia pernah meraih Runner Up 1 Duta Kampus UMLA Tahun 2022, Juara 2 Kultum Putri MILAD UMLA Ke-4 Tahun 2022, Juara 2 Kultum Tingkat Kabupaten UKM Mujaddid UMLA Tahun 2024, serta Juara 3 Video Dakwah Digital MILAD UMLA Ke-7 Tahun 2025. Dalam bidang literasi, Alifatus Zahra terpilih sebagai penulis dalam Event Lomba Surat Batch 9 Tingkat Nasional dengan tema “Untukmu yang Jauh Dariku”. Ia juga menjadi penulis buku berjudul “Bagaimana Jika Aku Tidak Berhasil” pada tahun 2025. Pengalaman internasional turut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya melalui keikutsertaannya dalam KKN Internasional di Thailand pada 2025–2026. Selain itu, ia juga memperoleh predikat Peserta Terbaik 1 Baitul Arqam Purna Studi Tahun 2026. Berbagai kompetensi profesional juga dilengkapi melalui Sertifikasi AWP Syariah, Sertifikasi Pendamping Halal USG, Sertifikasi Junior Office Operator LSP-TIK, serta mengikuti Pelatihan Praktikum Program Studi. Dalam kegiatan yudisium tersebut, Alifatus Zahra yang akrab disapa Tutus juga dipercaya untuk mewakili seluruh peserta yudisium dalam menyampaikan pesan dan kesan. Kesempatan tersebut menjadi momen bagi dirinya untuk menyampaikan refleksi selama menjalani proses perkuliahan sekaligus ungkapan terima kasih kepada dosen, keluarga, teman, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan studinya. Perjalanan Alifatus Zahra menunjukkan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya dibangun melalui capaian akademik, tetapi juga melalui keberanian untuk berkompetisi, berkarya, berorganisasi, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat. Predikat lulusan dengan prestasi terbaik FEB yang diraih pada Yudisium 29 Juli 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan Alifatus Zahra sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan prestasi terbaik bagi almamater. Rekam Jejak Prestasi Alifatus Zahra 1. Mahasiswa Terbaik FEB – MASTAMA UMLA (2022) 2. Runner Up 1 Duta Kampus UMLA (2022) 3. Second Place Singing – EFEC Vaganza UNSOED (2022) 4. Juara 2 Kultum Putri MILAD UMLA Ke-4 (2022) 5. Lolos Pendanaan PKM-K (2024) – “Pakan Ikan Bergizi Tinggi dari Limbah Rajungan Pesisir Paciran” 6. Lolos Pendanaan PKM-K (2023) – “Inovasi Teh Daun Pacar Air sebagai Alternatif Solusi bagi Masalah Kewanitaan” 7. Juara 2 PILMAPRES Program Sarjana Liga 2 Tingkat PTMA se-Indonesia Ke-V (2025) 8. Juara Harapan 1 PIMTANAS Tingkat Nasional Ke-4 (2024) 9. Juara 1 Business Plan UNILA (2024) 10. Juara 2 Kultum Tingkat Kabupaten UKM Mujaddid UMLA (2024) 11. Juara 3 Video Dakwah Digital MILAD UMLA Ke-7 (2025) 12. Best Team Collaboration – Pelatihan Wirausaha Muda Bidang Photography dan Cinematography, DISPORA Jawa Timur (2024) 13. Penulis Terpilih – Event Lomba Surat Batch 9 Tingkat Nasional, tema “Untukmu yang Jauh Dariku” 14. Penulis Buku – “Bagaimana Jika Aku Tidak Berhasil” (2025) 15. KKN Internasional Thailand (2025–2026) 16. Peserta Terbaik 1 Baitul Arqam Purna Studi (2026) 17. Sertifikasi AWP Syariah 18. Sertifikasi Pendamping Halal USG 19. Sertifikasi Junior Office Operator LSP-TIK 20. Pelatihan Praktikum Program Studi

Seminar

Dosen Ekonomi Syariah UMLA, Farokhah Muzayinatun Niswah, Jadi Narasumber Seminar Ekonomi Nasional 2026

2026-05-21 14:48:21

Lamongan — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan menggelar Seminar Ekonomi Nasional 2026 dengan tema “Digital Transformation and Business Development: Strategi Pengelolaan Usaha dan Inovasi Produk Digital untuk Future Business Sustainability.” Kegiatan ini akan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Convention Hall K.H. Hisyam Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan. Salah satu narasumber utama dalam seminar ini adalah Farokhah Muzayinatun Niswah, S.EI., M.Si., dosen Program Studi S1 Ekonomi Syariah. Kehadiran Farokhah menjadi salah satu daya tarik utama karena pembahasan seminar tidak hanya menyoroti perkembangan bisnis digital, tetapi juga pentingnya pengelolaan usaha yang berkelanjutan dan bernilai. Dalam kegiatan ini, Farokhah Muzayinatun Niswah akan membagikan pandangan mengenai bagaimana transformasi digital dapat diterapkan dalam pengembangan bisnis, khususnya melalui pendekatan ekonomi syariah. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya inovasi produk digital, etika bisnis, serta strategi pengelolaan usaha yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Seminar ini juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Ikhwan Fahrudin, M.Pd, Fasilitator KKA Kemendikdasmen RI sekaligus Ketua IGI Kabupaten Tuban, serta Praditya Aditya, CEO PT Duta Merpati Indonesia. Kegiatan akan dipandu oleh moderator Praditajaya Nantasya, mahasiswa S1 Manajemen UMLA. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan tentang dunia bisnis digital. Terlebih, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dituntut mampu memahami perubahan pola usaha di era digital serta mampu mengembangkan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan menghadirkan akademisi dan praktisi yang kompeten, Seminar Ekonomi Nasional 2026 diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami strategi pengelolaan usaha, inovasi produk digital, dan peluang bisnis masa depan yang berkelanjutan.

Seminar Pengabdian Masyarakat Pendidikan

Ekonomi Syariah UMLA dan PDNA Lamongan Gelar Seminar Gaya Hidup Halal Muslimah

2026-04-12 12:32:10

Lamongan — Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menjalin kerja sama dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan dalam penyelenggaraan Halalbihalal dan Seminar Gaya Hidup Muslimah bertema “Gaya Hidup Halal: Dari Konsumsi hingga Keuangan Sehari-hari.” Kegiatan tersebut digelar pada Ahad, 12 April 2026, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan. Acara ini menjadi ruang edukasi bagi kader Nasyiatul Aisyiyah dan muslimah Lamongan untuk memahami pentingnya penerapan prinsip halal dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya pada aspek konsumsi, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan. Seminar menghadirkan Farokhah Muzayinatun Niswah, S.EI., M.Si., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMLA, sebagai pemateri. Dalam paparannya, Farokhah menekankan bahwa gaya hidup halal merupakan bagian penting dari kesadaran seorang muslimah dalam menjalani aktivitas ekonomi secara lebih bertanggung jawab. Menurutnya, prinsip halal tidak berhenti pada pemilihan makanan dan minuman, tetapi juga mencakup cara memperoleh, menggunakan, serta mengelola harta. Karena itu, literasi ekonomi syariah perlu terus diperkuat agar masyarakat mampu membedakan praktik keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. “Gaya hidup halal harus dipahami secara menyeluruh. Mulai dari apa yang dikonsumsi, bagaimana cara mendapatkan penghasilan, hingga bagaimana seorang muslimah mengatur keuangan keluarga dan aktivitas ekonominya,” ujar Farokhah. Melalui kegiatan ini, Ekonomi Syariah UMLA turut mengambil peran dalam penguatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. Kerja sama dengan PDNA Lamongan menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menghadirkan edukasi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan muslimah masa kini. Ketua PDNA Lamongan, Arika Karim, S.HI., S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa halalbihalal menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memperluas pemahaman kader tentang pentingnya kepedulian terhadap halal dan haram dalam kehidupan. Ia menegaskan bahwa kesadaran halal perlu menjadi bagian dari karakter muslimah berkemajuan. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., jajaran PDM dan PDA Lamongan, pimpinan UMLA, dosen FEB UMLA, serta pengurus PCNA se-Daerah Lamongan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lamongan mengajak perempuan muslimah untuk terus berdaya, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Ekonomi Syariah UMLA dan PDNA Lamongan dalam mengembangkan edukasi ekonomi syariah, khususnya bagi perempuan muda. Melalui pemahaman gaya hidup halal, muslimah diharapkan semakin bijak dalam konsumsi, cerdas dalam mengelola keuangan, dan mampu menjadi agen perubahan dalam keluarga maupun masyarakat. Sumber informasi acara merujuk pada publikasi PWMU.CO dan poster kegiatan, yang memuat tema, waktu, lokasi, serta pemateri seminar.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasionalisasi

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA melakukan KKN Internasional di Thailand

2026-01-23 09:50:32

Alifatus Zahroh, mahasiswi Program Studi S1 Ekonomi Syariah (EKSYAR) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), menuntaskan rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand. Program tersebut berlangsung selama November 2025 hingga Januari 2026. KKN Internasional yang diikuti Alifatus merupakan hasil kerja sama Universitas Muhammadiyah Lamongan dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia tergabung dalam program ini. Para peserta berasal dari lima kampus, yakni empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya, dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan, tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Utara, masing-masing satu mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Kendari dan Universitas Muhammadiyah Sorong. Kesebelas mahasiswa tersebut dibagi ke dalam lima kelompok dan ditempatkan di wilayah yang berbeda. Alifatus mendapat penugasan di Suntisart Wuttaya School, wilayah Kabang, Provinsi Yala, Thailand Selatan. Selama pelaksanaan KKN, Alifatus bersama rekan-rekannya menjalankan berbagai program, salah satunya pengajaran Bahasa Inggris. Meski menghadapi tantangan adaptasi budaya dan lingkungan, semangat pengabdian tetap terjaga. “Beradaptasi dengan lingkungan baru tentu tidak mudah. Ada rasa rindu rumah dan kesepian. Namun, saya bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman ini karena kesempatan seperti ini tidak datang dua kali,” ujar Alifatus. Alifatus mengajar Bahasa Inggris mulai dari Primary 1 (setara SD kelas I) hingga Secondary 3 (setara SMA). Latar belakang keilmuan yang berbeda menjadi tantangan tersendiri baginya. “Biasanya saya mempelajari perencanaan keuangan, financial technology, dan ekonomi syariah. Di sini, saya harus berperan sebagai pendidik. Saya harus bekerja ekstra agar bisa beradaptasi dan memastikan murid memahami materi yang saya sampaikan,” katanya. Selain mengajar, Alifatus juga menginisiasi edukasi literasi halal bagi siswa Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan hasil pre-test, ia menemukan bahwa pemahaman konsep halal dan haram di kalangan siswa masih terbatas. “Saya baru mengetahui bahwa literasi halal di Thailand Selatan, meskipun mayoritas penduduknya muslim, masih tergolong minim. Banyak siswa belum memahami secara utuh konsep halal dan haram. Bahkan, beberapa restoran cepat saji seperti McDonald’s dan KFC di Thailand belum tersertifikasi halal,” ungkapnya. Ketua sekaligus Pembina Forum English Club Suntisart Wuttaya School, Firdaus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN dari Indonesia. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Alifatus dan rekan-rekan. Murid-murid kami mendapatkan wawasan baru yang sebelumnya belum pernah mereka peroleh, termasuk pengetahuan tentang konsep halal. Ini menjadi langkah baik untuk pengembangan ke depan,” ujarnya. Hal senada disampaikan Koordinator Program KKN sekaligus guru di sekolah tersebut, Ustaz Ismail. Ia berharap program KKN Internasional dapat terus berlanjut. “Alifatus dan rekan-rekan hanya berada di sini selama dua bulan. Namun, ilmu yang disampaikan semoga dapat tertanam lama dalam ingatan murid-murid kami,” katanya. Pada acara penutupan dan pelepasan KKN Internasional, Kepala Sekolah Suntisart Wuttaya School, Nur Fitri, yang diwakili Ustaz Ismail, menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi tetap terjaga. “Jarak Indonesia dan Thailand memang jauh, tetapi ilmu dan pengalaman dapat menjadi jembatan yang mendekatkan,” tuturnya. Sumber: https://www.muhammadiyahlamongan.com/blog/menimba-pengalaman-global-mahasiswi-eksyar-umla-jalani-kkn-internasional-di-thailand-dan-edukasi-halal/

Kegiatan Seminar Pengabdian Masyarakat

GaSKenS For Gen Z Kenalkan Keuangan Syariah kepada Siswa SMA Muhammadiyah 11 Laren

2026-01-22 12:07:54

Laren, Lamongan — Program GaSKenS For Gen Z (Gerakan Sadar Keuangan Syariah untuk Generasi Z) kembali menyapa pelajar melalui kegiatan edukasi keuangan syariah yang diselenggarakan di Aula SMA Muhammadiyah 11 Laren, Kamis (22/1/2026) pukul 10.00–11.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Faricha Maf’ula, S.EI., MIFP, AWP, dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan, sebagai narasumber utama. Dalam pelaksanaannya, narasumber didampingi oleh tim yang terdiri dari Dita Pratiwi Kusumaningtyas, S.E.Sy., M.A serta empat mahasiswa. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan dasar keuangan syariah yang dikemas secara kontekstual dengan kehidupan Generasi Z. Peserta diajak memahami berbagai masalah dan perilaku keuangan Gen Z, seperti budaya konsumtif dan pengelolaan uang saku yang belum terencana, serta diberikan tips mengelola keuangan secara bijak berdasarkan prinsip-prinsip keuangan syariah. Kepala SMA Muhammadiyah 11 Laren, Ibu Khumaida, yang hadir didampingi Pak Helmi, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai edukasi keuangan syariah penting untuk membekali siswa dengan pemahaman finansial yang tidak hanya cerdas secara ekonomi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai Islam. Salah satu peserta, Rhievan, siswa SMA Muhammadiyah 11 Laren, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih terbuka dan memahami apa itu ekonomi syariah. Rhievan juga mengucapkan terima kasih kepada tim GaSKenS For Gen Z atas edukasi yang telah diberikan di sekolahnya. Melalui kegiatan ini, GaSKenS For Gen Z diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan pelajar, sekaligus menumbuhkan kesadaran Generasi Z untuk mengelola keuangan secara bertanggung jawab dan beretika sejak dini. #pkm #kegiatan #pengabdianmasyarakat

Kegiatan Seminar Pendidikan

Prodi Ekonomi Syariah UMLA Gelar Kuliah Pakar Mengenal Lebih Dekat Lembaga Amil Zakat

2025-12-08 13:55:05

Lamongan — Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar kegiatan Kuliah Pakar pada Mata Kuliah Lembaga Keuangan Syariah, Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, yaitu Abdul Basyit, SEI., M.SEI, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMLA. Dengan mengangkat tema “Mengenal Lebih Dekat Lembaga Amil Zakat”, kuliah pakar ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai peran strategis lembaga amil zakat (LAZ) dalam tata kelola zakat nasional. Dalam pemaparannya, Abdul Basyit menjelaskan bahwa potensi zakat di Indonesia sangat besar, bahkan termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Namun, realisasi penghimpunannya masih jauh dari maksimal. > “Potensi zakat Indonesia mencapai angka yang luar biasa besar, namun yang baru terserap baru beberapa persen. Ini menunjukkan adanya pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LAZ memiliki peran penting sebagai jembatan antara muzakkî dan mustahîk. Keberadaan lembaga amil zakat memastikan bahwa dana zakat dikelola secara profesional, amanah, dan sampai kepada penerima yang benar-benar berhak. > “Jika penyaluran zakat tidak tepat sasaran, maka distribusi kesejahteraan yang diharapkan juga tidak akan tercapai,” tambahnya. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa karena memberikan wawasan praktis terkait dunia filantropi Islam serta menguatkan pemahaman akademik mereka mengenai lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya lembaga amil zakat. Dengan terselenggaranya kuliah pakar ini, Prodi Ekonomi Syariah UMLA berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya tata kelola zakat yang profesional dan berintegritas, serta mampu menjadi generasi yang berperan aktif dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Kegiatan Pendidikan Internasionalisasi

UMLA Jalin Kolaborasi Internasional, Benchmarking Kurikulum Ekonomi Syariah ke Islamic Business School UUM

2025-10-14 15:19:09

Lamongan, 13 Oktober 2025 — Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melalui Program Studi Ekonomi Syariah dan Kantor Urusan Internasional (KUI) menggelar kegiatan International Benchmarking Kurikulum bersama Islamic Business School (IBS) Universiti Utara Malaysia (UUM). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Senin, 13 Oktober 2025 pukul 09.00–11.00 waktu Malaysia, dan menjadi langkah strategis UMLA dalam memperkuat mutu akademik serta memperluas jejaring internasional. ##### Belajar Langsung Penerapan Kurikulum OBE Benchmarking ini bertujuan untuk:Mempelajari penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di Islamic Business School UUM; Memperoleh wawasan tentang tata kelola program dan penjaminan mutu di UUM; dan Menjalin dan memperkuat kerja sama kelembagaan antara UMLA dan UUM. ##### Dihadiri Delegasi UMLA dan IBS UUM Delegasi UMLA dipimpin oleh Dias Tiara Putri Utomo, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala KUI, bersama jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan dosen Program Studi Ekonomi Syariah. Turut hadir Prof. Dr. Selamah Maamor, Dean of Islamic Business School UUM, bersama tim akademik IBS yaitu Assoc. Prof. Dr. Nashirah Abu Bakar, Dr. Amirul Haqeem Abd Ghani, Dr. Muhamad Abrar Bahaman, dan Dr. Muhammad Fakhirin Che Majid. ##### Fokus pada Review Kurikulum dan Assurance of Learning Diskusi berlangsung dinamis, membahas struktur dan implementasi kurikulum berbasis OBE, termasuk mekanisme assurance of learning dan pengukuran learning outcomes. Prof. Selamah Maamor menekankan pentingnya ketepatan dalam merumuskan capaian pembelajaran. > “Penting adanya assurance of learning melalui pengukuran learning outcomes dengan rubrik khusus. Perhatikan setiap kata kerja pada learning outcomes dan cara mengukurnya,” ujar Prof. Selamah. Apresiasi dan Harapan Kaprodi Ekonomi Syariah UMLA, Elvina Assadam, S.E., M.M., menyampaikan terima kasih atas kesempatan belajar langsung dari IBS UUM. > “Kami sangat berterima kasih atas waktu dan masukan yang diberikan. Banyak hal yang bisa kami adopsi untuk penguatan kurikulum di UMLA,” ungkapnya. Kepala KUI UMLA, Dias Tiara Putri Utomo, S.Pd., M.Pd., juga menambahkan harapannya agar kerja sama ini dapat berlanjut. > “Semoga kegiatan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih luas antara UMLA dan UUM, baik di bidang akademik, penelitian, maupun pertukaran dosen dan mahasiswa,” ujarnya. ##### Langkah Nyata Internasionalisasi UMLA Melalui kegiatan ini, UMLA menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan ekonomi syariah yang berstandar global, adaptif terhadap perkembangan internasional, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kegiatan Penghargaan

Welcoming Party Ekonomi Syariah UMLA 2025/2026: Semangat Baru, Kebersamaan Tanpa Batas

2025-10-05 09:15:59

Lamongan, 5 Oktober 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar kegiatan Welcoming Party bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Acara yang berlangsung meriah pada hari Minggu, 5 Oktober 2025 ini menjadi momentum penting dalam menyambut generasi baru civitas akademika Ekonomi Syariah UMLA. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 2022 hingga angkatan 2025. Tujuan utama acara ini adalah mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa, memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru, serta menumbuhkan semangat belajar dan kebersamaan di lingkungan Program Studi Ekonomi Syariah. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Elvina Assadam, S.E., M.E. Dalam arahannya, beliau memberikan nasihat inspiratif kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menanamkan niat yang lurus dalam menuntut ilmu. Menurutnya, menuntut ilmu bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT. Lebih lanjut, beliau menyampaikan pesan berharga yang diambil dari pandangan Imam Syafi’i mengenai lima syarat utama dalam menuntut ilmu, yaitu kecerdasan, semangat, kesungguhan, biaya, bimbingan guru, dan waktu yang lama. “Menjadi mahasiswa berarti siap berproses. Ilmu tidak akan datang kepada orang yang malas dan tidak bersungguh-sungguh. Butuh kesabaran, keikhlasan, dan kerja keras,” ujar Elvina di hadapan para mahasiswa. Setelah sesi motivasi dan sambutan, suasana menjadi lebih hangat dengan pelaksanaan berbagai permainan dan kegiatan kelompok. Beragam games seru dirancang untuk mengasah kerja sama, komunikasi, dan solidaritas antar mahasiswa lintas angkatan. Mahasiswa baru tampak antusias mengikuti setiap sesi, sementara mahasiswa senior turut berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi adik tingkat mereka. Menurut panitia pelaksana, kegiatan games ini sengaja dirancang agar mahasiswa baru tidak merasa canggung dan dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan kampus. “Kami ingin suasana kekeluargaan benar-benar terasa di antara mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA. Karena di sinilah rumah kita bersama,” ujar salah satu panitia kegiatan. Menjelang akhir acara, panitia mengumumkan penghargaan prestasi akademik bagi mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari masing-masing angkatan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa dalam bidang akademik. Adapun penerima penghargaan tersebut adalah: Alifatus Zahroh, mahasiswa angkatan 2022/2023, dengan IPK 3,96 Lely Putri Syafa’atul Iftitah, mahasiswa angkatan 2023/2024, dengan IPK 3,91 Nadia Arista, mahasiswa angkatan 2024/2025, dengan IPK 4,00 Pemberian penghargaan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta acara. Para penerima penghargaan diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan bersemangat dalam menuntut ilmu. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan dosen. Suasana penuh keceriaan dan keakraban mewarnai akhir acara, menandakan eratnya kebersamaan keluarga besar Ekonomi Syariah UMLA. Melalui kegiatan Welcoming Party ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih mengenal lingkungan akademik, beradaptasi dengan budaya kampus, serta menumbuhkan semangat belajar yang tinggi. Harapan besar disampaikan oleh Kaprodi agar seluruh mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA mampu menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan spiritual, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam setiap langkah perkuliahan. “Belajar dengan sungguh-sungguh, terus berprestasi, dan jadikan setiap proses sebagai ladang amal ibadah. Karena menuntut ilmu adalah perjalanan panjang menuju keberkahan hidup,” tutup Elvina Assadam dalam pesan penutupnya.

Pengabdian Masyarakat

Lulusan Ekonomi Syariah UMLA Tahun 2025 Serahkan Wakaf Buku kepada Perpustakaan

2025-09-29 02:57:24

Lamongan – Lulusan Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tahun 2025 menyerahkan wakaf buku kepada UPT Perpustakaan UMLA. Wakaf buku tersebut diterima secara langsung oleh Ali Basyah selaku Kepala UPT Perpustakaan UMLA. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para lulusan terhadap pengembangan literasi dan peningkatan kualitas sumber belajar di lingkungan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Buku-buku yang diserahkan terdiri atas berbagai referensi yang berkaitan dengan ekonomi syariah, perbankan syariah, koperasi syariah, manajemen, serta bidang keilmuan lain yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Melalui kegiatan wakaf buku ini, para lulusan berharap koleksi tersebut dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika UMLA sebagai bahan pembelajaran, penelitian, serta pengembangan wawasan dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Ali Basyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para lulusan Program Studi Ekonomi Syariah atas kontribusi yang diberikan. Menurutnya, penambahan koleksi buku akan memberikan manfaat besar dalam mendukung kegiatan akademik serta meningkatkan minat baca mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu wujud keberlanjutan hubungan antara lulusan dengan almamater. Meskipun telah menyelesaikan pendidikan, para lulusan tetap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Program Studi Ekonomi Syariah dan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Diharapkan kegiatan wakaf buku ini dapat menjadi tradisi positif bagi lulusan pada tahun-tahun berikutnya. Selain memiliki nilai akademik, wakaf buku juga menjadi bentuk amal jariah karena ilmu yang terdapat di dalamnya dapat terus dipelajari dan memberikan manfaat kepada banyak orang.

Internasionalisasi

Umla dan UUM Kuatkan Jejaring Akademik lewat Benchmarking dan COIL

2025-09-25 08:59:56

**Umla melangkah ke panggung global lewat kerja sama dengan UUM, membahas benchmarking kurikulum dan program COIL yang memperkaya kompetensi internasional mahasiswa.** Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) terus memperkuat langkah strategis menuju internasionalisasi pendidikan tinggi. Rabu (25/9/2025), Umla menggelar pertemuan virtual bersama Islamic Business School, Universiti Utara Malaysia (UUM) melalui platform Zoom Meeting. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting untuk membahas kerja sama internasional, khususnya benchmarking kurikulum berstandar Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) serta pengembangan program Collaborative Online International Learning (COIL) antara Prodi Ekonomi Syariah Umla dan salah satu program studi di UUM. **Dialog Kurikulum dan Kompetensi Global** Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan Umla, antara lain Wakil Rektor I Dr. Arifal Aris; Kepala KUI Dias Tiara Putri Utomo, M.Pd.; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Suyitno, M.M.; Kaprodi Ekonomi Syariah Elvina Assadam; dan Sekprodi Faricha Maf’ula. Dari pihak UUM hadir Prof. Dr. Selamah bersama sejumlah akademisi Islamic Business School yang menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dias Tiara Putri Utomo menegaskan bahwa benchmarking dengan institusi yang telah mengadopsi standar AACSB adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu akademik sekaligus daya saing lulusan Umla. “Kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang penyelarasan kurikulum, tetapi juga memperkuat kompetensi internasional mahasiswa melalui pengalaman belajar lintas negara,” jelas Dias. **Antusiasme UUM untuk Program COIL** Pihak UUM menyatakan antusiasme terhadap rencana COIL yang memungkinkan mahasiswa Umla dan UUM mengikuti pembelajaran daring bersama dalam tema-tema ekonomi syariah kontemporer. Selain itu, kedua belah pihak membahas struktur kurikulum, metode pengajaran, serta sistem evaluasi yang bisa diintegrasikan secara efektif. Diskusi berlangsung interaktif, mulai dari tahapan benchmarking, kesesuaian capaian pembelajaran, hingga strategi pelaksanaan COIL yang diharapkan mampu memperkaya kualitas perkuliahan sekaligus memperluas jejaring akademik internasional. **Tindak Lanjut dan Komitmen** Sebagai tindak lanjut, Umla dan UUM sepakat membentuk tim kerja lintas universitas. Tim ini akan menyusun dokumen kerja sama formal sekaligus merancang modul COIL yang siap diimplementasikan pada semester mendatang. Pertemuan ini menegaskan komitmen Umla dalam memperluas jejaring internasional dan menjadikan kurikulum Ekonomi Syariah sebagai model pendidikan yang adaptif, kolaboratif, serta berstandar global. *Jurnalis Anggaeta Tegar Penyunting Mohammad Nurfatoni* Sumber: https://tagar.co/umla-dan-uum-kuatkan-jejaring-akademik-lewat-benchmarking-dan-coil

Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA Kolaborasi dengan IZI Salurkan Modal Usaha untuk UMKM

2025-08-05 08:20:19

Lamongan, 5 Agustus 2025 — Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Surabaya, mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM yang produktif dan membutuhkan dukungan dana. Sebelum penyaluran, mahasiswa melakukan survei langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) yang berbasis Project Based Learning (PBL) di bawah bimbingan dosen Fifi Hakimi, S.EI., M.SEI. Menurut Laksono, Ketua Angkatan Ekonomi Syariah 2022, salah satu penerima manfaat adalah mustahiq yang membuka warung sekaligus berjualan gorengan keliling. ![](https://ekonomisyariah.umla.ac.id/storage/JsTez33zxYeTBawovupe88EVXPBhdahRq2DFp0Wr.jpg) Prodi Ekonomi Syariah UMLA memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kepedulian mahasiswa. “Meskipun kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir, namun manfaatnya nyata bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan empati mahasiswa terhadap lingkungan sekitar,” ujar pihak Prodi. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Reporter: Tim Media Eksyar

Pengabdian Masyarakat Internasionalisasi

Prodi Ekonomi Syariah UMLA Aktif Dukung Pengabdian Masyarakat Nasional APSEI: Perkuat Ekonomi Keluarga Berbasis Syariah di Takalar

2025-07-31 20:34:52

Takalar, 31 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) turut ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Nasional yang diinisiasi oleh Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam (APSEI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Desa Wisata Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Mengangkat tema *“Pembekalan Terhadap Istri Sawi (Anak Buah Perahu) yang Berjualan & Berwirausaha dalam Mendukung Ekonomi Keluarga Secara Islami”*, kegiatan ini menjadi momentum nyata keterlibatan Prodi Ekonomi Syariah UMLA dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian berbasis nilai-nilai ekonomi Islam. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, tim UMLA bersama perwakilan dari 11 perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya membekali para peserta—yang mayoritas adalah istri Sawi—dengan konsep kewirausahaan Islami (entrepreneurship berbasis maqashid syariah), manajemen usaha sederhana, dan literasi keuangan syariah sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata UMLA dalam mendukung pencapaian **Sustainable Development Goals (SDGs)**, khususnya: SDG 1: Tanpa Kemiskinan SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi! ![](https://ekonomisyariah.umla.ac.id/storage/fPGraHZNnnt0C9RaSI3e3LjTtLxgzACqKUwvke6L.png) Dosen Prodi Ekonomi Syariah UMLA yang turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat pesisir harus berakar pada pendekatan yang rahmatan lil 'alamin—yakni dengan memperkuat akhlak, ekonomi halal, dan solidaritas sosial. “Kami memandang pentingnya ekonomi syariah hadir langsung ke masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar namun kerap terabaikan. Prinsip ta'awun (tolong-menolong) dan barakah (keberkahan usaha) menjadi nilai utama yang kami bawa dalam pembinaan ini,” ujar salah satu dosen UMLA. Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial. Namun, yang lebih penting adalah semangat keberlanjutan dari pembinaan ekonomi Islam yang ditanamkan dalam kegiatan ini. APSEI sendiri merekomendasikan agar Desa Sampulungan dapat dijadikan desa binaan ke depan, termasuk oleh Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai tuan rumah. Hal ini membuka peluang kolaborasi lanjutan antara kampus-kampus PTMA termasuk UMLA dalam memperluas syiar dan implementasi ekonomi Islam yang aplikatif di tengah masyarakat. Melalui keikutsertaannya, Prodi Ekonomi Syariah UMLA menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat melalui pendekatan dakwah ekonomi, memberdayakan perempuan pesisir, serta mewujudkan keadilan ekonomi yang sejalan dengan syariat Islam dan misi Universitas Muhammadiyah Lamongan sebagai kampus unggul dan berkemajuan.

Internasionalisasi

Prodi Ekonomi Syariah UMLA Ikuti Rakornas APSEI PTMA 2025: Perkuat Langkah Menuju Akreditasi Unggul dan Internasionalisasi

2025-07-30 15:22:29

Makassar, 30 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berpartisipasi secara daring dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam (APSEI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar. Dengan mengusung tema “Percepatan Daya Saing Internasionalisasi dan Kualitas Program Studi Ekonomi Islam di Lingkungan PTMA”, kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mendorong peningkatan mutu dan daya saing global program studi Ekonomi Islam. Sebagai bagian dari komunitas akademik PTMA, Prodi Ekonomi Syariah UMLA mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara saksama. Rakornas ini menjadi sarana refleksi bersama terhadap arah pengembangan prodi yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga kuat secara substansi keilmuan dan kolaborasi internasional. Partisipasi aktif UMLA menegaskan komitmen untuk terus berbenah menuju standar akreditasi unggul dari LAMEMBA dan menjawab tantangan internasionalisasi yang semakin nyata di era digital. Dalam pemaparan strategis yang disampaikan oleh Ketua Umum APSEI PTMA, Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, ditegaskan pentingnya pencapaian indikator utama mutu, seperti pendidikan berbasis capaian (outcome-based education), peningkatan riset kolaboratif, dan penguatan tata kelola yang modern. Menanggapi hal ini, Prodi Ekonomi Syariah UMLA menyambut baik arah kebijakan tersebut dan telah merancang sejumlah langkah konkrit seperti: Penguatan kurikulum berbasis OBE dan KKNI, Perluasan jejaring kerjasama riset lintas PTMA dan mitra internasional, Peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa, serta rencana partisipasi dalam program summer school dan konferensi internasional. Rakornas juga menyoroti pentingnya digitalisasi promosi, pengembangan galeri investasi syariah, dan pemberdayaan mahasiswa melalui kompetisi ilmiah. Prodi Ekonomi Syariah UMLA menilai hal ini sejalan dengan visi program studi sebagai pusat unggulan pendidikan ekonomi Islam yang berakar pada nilai-nilai syariah dan menjawab kebutuhan zaman. Dengan semangat kolaborasi, Prodi Ekonomi Syariah UMLA siap berkontribusi aktif dalam inisiatif strategis APSEI PTMA, serta terus memperkuat kapasitas internal guna menghadirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dalam menghadapi tantangan global. Elvina Assadam

Pendidikan Magang Mahasiswa

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMLA Tuntaskan Magang Industri di LAZISMU Gresik, Perkuat Kompetensi dan Kontribusi Sosial

2025-07-15 14:05:26

Lamongan, 15 Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Nurul Fatonah, telah menyelesaikan program magang industri selama empat bulan di Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Gresik. Kegiatan praktik kerja lapangan ini merupakan bagian dari integrasi kurikulum yang mendorong mahasiswa terjun langsung ke dunia kerja dan memahami praktik ekonomi syariah secara nyata. Selama mengikuti magang, Nurul memperoleh pengalaman berharga dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah yang profesional, mulai dari perencanaan program, pengumpulan dana, distribusi manfaat, hingga pelaporan akuntabel. Selain itu, ia juga dilibatkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang menjadi fokus lembaga zakat berbasis keislaman ini. Program ini selaras dengan inisiatif Diktisaintek Berdampak, sebuah kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menggantikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran berbasis proyek dan pengabdian, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Program magang berdampak ini juga akan dikonversi ke dalam mata kuliah tertentu yang sesuai dengan capaian pembelajaran, sehingga mahasiswa tetap dapat menyelesaikan studinya tepat waktu tanpa terhambat oleh tambahan beban akademik. Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UMLA menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program magang ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan sosial, tetapi juga memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme berbasis nilai-nilai Islam. *“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memahami dan menyentuh langsung realitas sosial. Ini adalah bagian dari upaya kami mencetak lulusan yang tangguh, sigap, dan berdampak,”* ujarnya. Melalui kemitraan dengan LAZISMU Gresik, UMLA menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi berbasis praktik, nilai Islami, dan kontribusi sosial nyata. Program ini diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga sosial berbasis syariah.

Pendidikan

Kolaborasi pendidikan: Kuliah Tamu Ekonomi Syariah universitas muhammadiyah lamongan kerjasama dengan Prodi Perbankan Syariah universitas muhammadiyah sidoarjo

2024-12-20 08:37:13

Kerja sama antar prodi, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis Islam melalui kolaborasi strategis Antara Prodi Perbankan Syariah Umsida dengan Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla). Kolaborasi ini diwujudkan dalam acara Kuliah Tamu bertajuk “Ekonomi Moneter Islam Dasar: Fenomena Krisis di Indonesia,” yang diselenggarakan pada 18 Desember 2024. Dengan program pertukaran dosen dan pembelajaran hybrid, FAI Umsida memantapkan perannya sebagai pusat pendidikan yang inovatif, sekaligus memperkuat sinergi antar universitas Muhammadiyah. Kolaborasi Perdana yang Membuka Peluang Baru Kolaborasi ini tidak hanya berupa MoU, tetapi juga menjadi awal dari hubungan akademik yang berkelanjutan. Dalam kerja sama ini, dosen dari Umla akan mengajar di Umsida dan sebaliknya, dengan format hybrid yang memungkinkan fleksibilitas dalam pembelajaran. Langkah ini menjadi yang pertama dalam sejarah kedua program studi dan diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan Islam. “Kerja sama ini bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga penguatan jejaring akademik antara kedua universitas,” ujar Ninda Ardiani, SEI SEI, Kaprodi Perbankan Syariah Umsida yang menjadi pembicara utama dalam kuliah tamu tersebut. Ia menambahkan bahwa program ini akan memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan lebih luas melalui berbagai perspektif. **Kuliah Tamu sebagai Awal Sinergi** Kuliah tamu bertajuk “Ekonomi Moneter Islam Dasar: Fenomena Krisis di Indonesia” menjadi pembuka dalam rangkaian kerja sama ini. Bertempat di Ruang Rapat FEB Gedung E Lantai 5 Umla, acara ini diikuti oleh mahasiswa dari kedua universitas, baik secara langsung maupun daring. Dalam pemaparannya, Ninda Ardiani menjelaskan bagaimana prinsip ekonomi Islam dapat menjadi solusi dalam menghadapi krisis ekonomi global. “Ekonomi Islam berfokus pada keadilan dan keseimbangan. Prinsip ini sangat relevan untuk diterapkan di tengah tantangan ekonomi saat ini,” jelas Ninda. Selain materi yang kaya akan analisis dan solusi praktis, sesi tanya jawab menjadi momen interaktif bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam mengenai penerapan ekonomi Islam dalam konteks moneter. Partisipasi aktif mahasiswa menunjukkan antusiasme mereka terhadap program ini, yang menjadi pertanda positif bagi keberlanjutan kerja sama. **Harapan dan Keberlanjutan Kerja Sama Program** Program pertukaran dosen dan pembelajaran hybrid ini dirancang untuk terus berlangsung secara berkala. Dalam waktu dekat, dosen dari PBS Umsida juga akan memberikan kuliah di Umla, dengan topik yang relevan untuk memperkaya wawasan mahasiswa di bidang ekonomi Islam. Kerja sama ini juga diharapkan dapat menghasilkan penelitian bersama antara kedua program studi, yang berfokus pada pengembangan sistem ekonomi Islam yang adaptif dan inovatif. Dengan dukungan teknologi dan jaringan Muhammadiyah yang luas, program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan berkelanjutan berbasis nilai-nilai Islam. “Harapan kami, kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung dan menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” tutup Ninda. Kerja sama antara Prodi Perbankan Syariah Umsida dan Ekonomi Syariah Umla adalah langkah strategis yang menegaskan komitmen kedua universitas dalam memberikan pendidikan berkualitas dan berdaya saing. Dengan model pembelajaran hybrid, pertukaran dosen, serta pendekatan inovatif berbasis teknologi, program ini tidak hanya memperkuat sinergi akademik tetapi juga membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk berkembang di era global. Umsida melalui PBS terus membuktikan diri sebagai pilihan utama bagi mereka yang ingin mendalami pendidikan Islam dan ekonomi syariah secara holistik, sekaligus mempersiapkan lulusan yang kompeten menghadapi tantangan zaman. Penulis:AHW Sumber: https://fai.umsida.ac.id/kerja-sama-prodi-syariah-fai-umsida

Pengabdian Masyarakat

Prodi Ekonomi Syariah Umla Gelar Pengabdian Masyarakat: Pendampingan Bank Sampah sebagai Potensi Bisnis

2024-10-09 14:20:33

Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, (5/10/2024) di SMK Muhammadiyah 5 Babat. Pengabdian ini mengusung tema “Pendampingan Pengelolaan Bank Sampah sebagai Potensi Bisnis Ibu Rumah Tangga Berbasis Maqashid Syariah” Kegiatan ini dihadiri oleh 40 peserta dari Ibu-ibu PKK TP-BPWIR Pucakwangi, Pimpinan Ranting Aisyiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah Pucakwangi. Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan, dari September hingga Oktober 2024 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pemula melalui pengelolaan bank sampah. Kegiatan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ketua kegiatan, Fifi Hakimi SE MSEI AWP, menjelaskan bahwa tujuan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga mengenai bank sampah dan pengelolaannya sesuai dengan maqashid syariah. “Kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi potensi bisnis, selaras dengan tujuan syariah,” ungkap Fifi. **Pemahaman tentang Bank Sampah** “Bank sampah adalah konsep pengumpulan sampah kering rumah tangga, seperti plastik dan kertas, dengan sistem konversi dari sampah menjadi uang. Dengan demikian, diharapkan partisipasi warga dalam memilah dan mendaur ulang sampah meningkat,” jelasnya. Fifi menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan perempuan di Desa Puncakwangi agar memiliki pemahaman menyeluruh tentang pengelolaan sampah, mulai dari prinsip zero waste hingga digital marketing. “Kami juga memberikan pelatihan pembuatan produk dari limbah sampah, yang telah menghasilkan produk seperti lilin aromaterapi dan sabun cuci,” tuturnya. **Materi Beragam untuk Pemberdayaan** Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup pelatihan pembuatan produk dari limbah, yang disampaikan oleh Luthfiatu Kanina, SPd MFarm. Selain itu, Elvina Assadam SE MM juga memberikan materi mengenai digital marketing, menjelaskan cara memanfaatkan aplikasi seperti Instagram dan TikTok untuk memasarkan produk dari limbah. “Pemasaran kini lebih mudah dengan teknologi. Kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk berbisnis secara efektif,” kata Elvina. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman mendalam kepada peserta, tetapi juga menjadikan mereka agen perubahan dalam komunitas. Dengan demikian, Desa Puncakwangi dapat menjadi contoh desa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Diharapkan, pemberdayaan ini menjadikan perempuan sebagai agen perubahan dalam mengatasi dampak negatif sampah dan mengubahnya menjadi potensi bisnis berbasis maqashid syariah. Perlu diketahui Pengabdian Masyarakat ini diketuai oleh Fifi Hakimi SE MSEI AWP dengan anggota Elvina Assadam SE MM, dan Faricha Maf’ula SEI MIFP. Penulis Achmad Zidan Al-Hikam Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan Sumber: https://pwmu.co/prodi-ekonomi-syariah-umla-gelar-pengabdian-masyarakat-pendampingan-bank-sampah-sebagai-potensi-bisnis

Kegiatan

Inilah Sang Juara At-tijaary Competition Ekonomi Syariah UMLA

2024-01-29 09:30:19

Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) sukses gelar At-Tijaary Competition 2023 di Auditorium Budi Utomo Umla, Jum'at (26/1/2024) pagi sampai sore dan turut dihadiri peserta finalis dan pendamping masing-masing sekolah. Lomba ini diikuti oleh siswa SMA/SMK/MA/sederajat dalam lingkup Karedisedanan Bojonegoro. Ketua panitia, Farokhah Muzayinatun Niswah dalam laporannya menyampaikan selamat datang kepada peserta finalis dan para pendamping, di kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan.  Farokhah juga mengucapkan selamat kepada para finalis lomba, baik lomba video tiktok maupun esai dengan tema "Strategi Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah".  "Kalian menjadi spesial karena kalian sudah menempuh beberapa tahap sehingga sekarang bisa masuk final," ujarnya  Tujuan dari kegiatan ini, kata Farokhah, untuk meningkatkan literasi keuangan syariah bagi generasi muda dan melakukan syiar dan dakwah keuangan syariah. Terakhir dia melaporkan, bahwa dibabak finalis ini diikuti oleh 15 tim, diantara  10 tim esai dan 5 tim lomba video. Berikut hasil finalis At-Tijaary Competition 2023 Lomba video tiktok 1. Juara I : Zeny Agustina Rohmawati dari SMK N 1 Lamongan 2. Juara II : Zahra Aulia Rohmawati dari SMK N 1 Lamongan 3. Juara III : Cavan Agubban Fawwas Shidiq dari MAN 2 Lamongan Lomba Esai 1.Juara I : Muhammad Raffiudin beserta timnya dari SMAN 2 Lamongan 2. Juara II : Hikmah Maulida dari SMAN 3 Lamongan 3. Juara III : Nur Azizah beserta timnya dari SMKN 1 Lamongan (Alfain Jalaluddin Ramadlan/FRS) Sumber: https://suaramuhammadiyah.id/read/inilah-sang-juara-at-tijaary-competition-ekonomi-syariah-umla

Kegiatan Pendidikan

Kunjungan Prodi Ekonomi Syariah UMLA ke BTM Mulia Babat

2023-06-22 13:15:42

Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) Mulia Babat dapat kunjungan dari Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Kamis (22/6/2023) di kantor pusat BTM Mulia Babat. Dari Prodi Ekonomi Syariah UMLA turut hadir dosen Farokhah Muzayinatun Niswah, S.EI., M.Si dan Dita P Kusumaningtyas S.E., M.SEI, serta Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah semester 6. Kunjungan ini disambut baik oleh Jajaran pengurus, mulai dari ketua pengurus BTM Mulia Babat, Arif Rahman Saidi SE MHes, Bendahara Mamik Isoworo Rini, Dewan Pengawas Syariah (DPS) BTM Mulia Ustadz Tholhah, Manajer BTM Mulia Ari Purwanti SE. Manajer BTM Mulia Babat, Ari Purwanti SE, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa BTM Mulia adalah sesuai dengan visinya, yaitu sebuah amal usaha ekonomi syariah yang tangguh dan mandiri. Keunggulan dari BTM Mulai, kata Ari Purwanti yaitu berkomitmen menjalankan segala kegiatan usahanya sesuai prinsip syariah, mudah dalam layanan, lebih ringan atau murah dalam pembiayaan, bagi hasil kompetitif untuk simpanan, dan lainnya. Maka, dengan adanya Study visit ini, Ari Purwanti merasa senang dan mendukung skali kegiatan ini dilakukan. “Selain karena adik-adik Prodi Ekonomi Syariah UMLA dapat menerima wawasan tentang realita dunia kerja di bidang keuangan syariah, juga dapat membandingkan antara teori di kuliah dengan praktiknya secara langsung,” ucapnya. “Juga kami selaku lembaga keuangan syariah dapat mengedukasi atau mensosialisasikan kegiatan atau transaksi syariah kepada adik-adik UMLA,” sambungnya. Oleh karena itu, Bu Ari-panggilan akrabnya – berharap kepada adik-adik Prodi Ekonomi Syariah UMLA nantinya sudah siap ketika terjun di dunia kerja dan dapat mempraktikkan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan. Juga dapat mengedukasi kepada teman-teman lainnya serta masyarakat umumnya. “Dan juga tidak mudah menyerah ketika menghadapi permasalahan terkait hal tersebut, karena masyarakat umumnya sudah melekat dengan sistem konvensional dan banyak yang belum terlalu faham tentang prinsip atau akad syariah,” harapnya. Reporter : Alfain Jalaluddin Ramadlan

Kegiatan

Prodi S1 Ekonomi Syariah UMLA di Mata Mahasiswa

2023-05-26 12:36:20

Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2023/2024. Gelombang I akan dibuka mulai 28 November 2022 sampai 8 Juli 2023. Untuk gelombang II akan dibuka mulai 10 Juli sampai 12 Agustus 2023 dan untuk gelombang III akan dibuka 17 Agustus sampai 30 September 2023. Prodi ini membuka mulai dari kelas reguler, karyawan, bahkan kelas internasional. Muhammad Ramizal Syahidin, Mahasiswa semester 4 ini mengungkap kesannya selama masuk di Prodi Ekonomi Syariah (Eksyar) Umla. Menurutnya, prodi ini dalam perkuliahan sangat didukung para dosen, meskipun prodi eksyar sendiri tergolong baru, semua dosen di prodi ini mendukung mahasiswanya dalam bentuk yang beragam untuk membuat lebih maju dan berpikiran luas. “Saya mendapatkan pengetahuan baru dan menarik, paling utama ialah sudut pandang perekonomian dalam perspektif islam,” katanya. Selain itu mendapatkan pengetahuan perbedaan antara ekonomi konvensional dan syariah, dan bagaimana kita bisa langsung menjadi pelaku dalam pasar ekonomi islam tersebut. Ramizal-sapaan akrabnya- berharap untuk PMB eksyar tahun ini, semoga prodi eksyar dapat melesat dan maju lebih jauh lagi, menggelorakan spirit ekonomi rabbani yang kompetitif diantara mahasiswa baru yang nantinya akan menjadi bagian keluarga besar program studi ekonomi syariah Umla. Sementara itu, Alifatus Zahroh, mahasiswi semester 2 ini menceritakan kesan pertama yang dia dapatkan selama di prodi Eksyar Umla. “Saya dapatkan setelah masuk di prodi eksyar adalah keterbukaan dan kehangatan dari para dosen yang sangat solid untuk merangkul anak didiknya,” ujarnya. Selain itu juga mendapatkan pengalaman dan insight berbeda. “Mengingat latar belakang saya dulu dari jurusan IPA dan beralih untuk mengambil prodi ekonomi syariah,” katanya. Prodi S1 Ekonomi Syariah UMLA di Mata Mahasiswa 1 Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMLA. Di awal, dia berfikir prodi ekonomi syariah adalah ilmu yang terbatas untuk dapat mengeksplore sesuatu, namun justru prodi Eksyar dapat membuka pengetahuan saya untuk melihat sesuatu secara lebih fleksibel. Menurut mahasiswi berprestasi ini, prodi Eksyar memiliki potensi dan kemampuan yang sangat baik untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Stigma yang terbangun di masyarakat bahwa sesuatu yang berbasis “syariah” pasti tidak bisa membawa kepada keputusan, justru ekonomi syariah ini adalah sebuah winwin solution. “Dari sini saya juga akhirnya merasa membawa amanah untuk disampaikan kepada masyarakat bahwa ekonomi yang berdasar Islam dapat mewujudkan kemaslahatan bersama, karena tidak hanya profit orientation,” tuturnya. Dia menambahkan, selama mengikuti perkuliahan, poin utama yang saya dapatkan adalah bahwa dalam setiap kegiatan manusia, baik dari kegiatan terkecil hingga terbesar harus memiliki dasar dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. “Dalam konteks Islam, tentunya semua akan dikembalikan kepada Al-Qur’an dan hadist, namun perlu digaris bawahi bahwa ekonomi syariah tidak menyalahi dan menentang teori ekonomi yang sudah ada sebelumnya,” jelasnya. Namun, lanjutnya, ekonomi syariah akan menggunakan teori yang sudah ada apabila sesuai dengan prinsip syariah, dan akan meninggalkan yang tidak sesuai. “Pada intinya selama saya belajar di prodi eksyar saya berusaha untuk menjadi individu yang lebih terbuka untuk dapat melihat situasi yang terjadi dengan tetap berpegang pada Al-Quran dan Sunnah sebagai dasar terbaik untuk menyelesaikannya,” tutur perempuan kelahiran 16 September 2022 ini. Terahir Tutus-panggilan akrabnya- berharap semoga ekonomi syariah semakin banyak dikenal oleh anak muda zaman sekarang, mengingat permasalahan yang muncul di era sekarang sudah berbagai macam dan sangat kompleks, dimana siapa lagi kalau bukan anak muda yang nantinya akan menghadapi dan memberikan solusi atas setiap permasalahan yang terjadi. Sumber: https://tabloidmatahati.com/prodi-s1-ekonomi-syariah-umla-di-mata-mahasiswa

Pendidikan

Kuliah Internasional Umla diikuti lima Negara Asing

2022-08-25 11:29:20

Kuliah internasional bertajuk International Summer Course 2022 berlangsung secara daring dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) selama dua pekan (8-22/8/2022). Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah dan Kantor Urusan Internasional (KUI) Umla. Bahasa pengantar memakai Bahasa Inggris. Kegiatan ini merupakan kursus singkat (Summer Course) perdana diikuti 56 peserta berasal dari 13 universitas dunia yang tersebar di lima negara: Malaysia, India, Pakistan, Palestina, dan Bangladesh. Kuliah internasional daring ini kreativitas selama pandemi Covid-19 yang menciptakan inovasi pembelajaran mahasiswa internasional secara virtual. Kepala Prodi Ekonomi Syariah Umla Elvina Assadam MM menjelaskan, International Summer Course 2022 bertujuan untuk mengenalkan keuangan Islam di Indonesia kepada dunia internasional. ”Indonesia menempati posisi keempat dalam ekonomi dan keuangan global berdasarkan The Global Islamic Economy Indicator dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 yang diluncurkan Dinar Standard tahun 2022,” katanya. Oleh karena itu, program studi Ekonomi Syariah mengangkat tema Explore The Practice of Indonesia Islamic Finance: Understanding The Islamic Microfinance and Socio-Finance. **Ekonomi Mikro** Peserta dikenalkan dengan praktik keuangan syariah di antaranya koperasi syariah, PSAK Syariah, prinsip syariah, BPR Syariah, Baitul Maal wa Tamwil (BMT), marketing dalam sudut pandang Islam, digitalisasi zakat, akuntansi wakaf, dan industri halal. Dia menginformasikan, kuliah internasional atau International Summer Course 2022 bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk menjadi narasumber pada acara ini. Narasumber pakar berasal dari Bank Syariah Madinah untuk mengangkat praktik dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. ”Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin Prodi Ekonomi Syariah Umla, dan dapat diselenggarakan dalam bahasa Arab,” harap Elvina. Perkuliahan dimulai pada tanggal 9 Agustus 2022 yang diisi oleh dosen Ekonomi Syariah Umla, Faricha Maf’ula SEI MIFP yang membahas laporan keuangan pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Ada juga kuliah prinsip syariah pada transaksi keuangan syariah di Indonesia oleh Khubby Mulyono Lc MA dari Umla. Pada 10 Agustus 2022, perkuliahan diisi oleh Fakhruddin Arrozi SHI MS dari Umla membahas Hukum Islam pada Lembaga Keuangan Syariah. Dua kuliah ini pakai Bahasa Inggris dan Arab. Hari ketiga, 11 Agustus 2022, diisi pengenalan tiga lembaga mikro keuangan syariah, yakni BPRS melalui pengenalan profil Bank Syariah Madinah. Diteruskan diskusi mengenai praktik Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dan Koperasi Syariah oleh Farokhah Muzayinatun Niswah SEI MSI dari Umla. Pada 12 Agustus 2022, perkuliahan diisi oleh Dosen dari Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang, Afifah Nur Millatina SE MS, yang membahas mengenai peluang dan tantangan industri halal di Indonesia. Perkuliahan dilanjutkan dengan pembahasan akuntansi ijarah menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah oleh Faricha Maf’ula SEI MIFP dari Umla. **Bank Syariah** Memasuki pekan kedua, 15 Agustus 2022, perkuliahan dimulai dengan membahas dimensi etik pada Bank Syariah di Indonesia oleh Aminudin Ma’ruf MSc dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sesi selanjutnya dibahas mengenai implementasi wakaf produktif pada sektor pertanian di Indonesia oleh Farokhah Muzayinatun Niswah SEI MSi dari Umla. Hari selanjutnya, 16 Agustus 2022, Elvina Assadam, SE MM dari Umla membahas mengenai Perspektif dan pedoman syariah dalam pemasaran jasa keuangan; yang dilanjutkan oleh Dita Pratiwi Kusumaningtyas SE Sy MA dari Umla, mendiskusikan mengenai implementasi akuntansi wakaf di Indonesia. Perkuliahan terakhir, 18 Agustus 2022, dipimpin oleh Fifi Hakimi SE MSEI, dosen Ekonomi Syariah Umla, yang membahas mengenai digitalisasi ZISWAF di Indonesia. Kuliah internasional ditutup oleh Pratiwi Kusumaningtyas SE Sy MA, dosen Ekonomi Syariah Umla, membahas strategi pemasaran untuk industri keuangan syariah. **Komentar Peserta** Pada akhir perkuliahan mahasiswa diminta mengumpulkan tugas akhir yang bertema perbandingan keuangan syariah di Indonesia dengan negara asal mahasiswa. Kegiatan ini ditutup dengan closing ceremony pada 21 Agustus 2022 yang juga dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan beserta jajarannya. Mahasiswa internasional dikenalkan oleh tari Mayang Madu yang dipersembahkan mahasiswa prodi PGSD Umla. Lalu tiga mahasiswa internasional memberikan testimoni mengenai perkuliahan ini. Mereka Muhammed Fayas dari Univercity of Calicut India, Norkamilah bin Mohd Rosely dari Universiti Islam Malaysia, dan Ahmed Maher Adnan dari Al Aqsa University Palestina. Mereka mengungkapkan, program ini membantunya meningkatkan pemahaman mengenai keuangan Islam. Mereka juga berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Umla. Norkamilah bin Mohd Rosely mengungkapkan, program ini luar biasa. Peserta dapat menambah wawasan praktik keuangan Islam di Indonesia dan negara lain seperti India, Malaysia, Palestina, Banglades, dan Pakistan. Penulis Faricha Maf’ula, Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Sugeng Purwant Sumber: https://pwmu.co/kuliah-internasional-umla-diikuti-5-negara-asing